30 Jul 2018

Tafakkur "Melihat Allah Dalam Setiap CiptaanNya"

Dalam pengertian sederhana , tafakkur bisa diartikan seabagai refleksi atau perenungan terhadap terhadap sesuatu. Akar dari segala yang maujud adalah nama-nama Allah Yang Mahaindah, karenanya, tafakkur berkaitam dengan nama-nama Allah, bukan Dzat-Nya. “Tafakkaruu fii khalqillah, wa la tafakkaru fi dzatillah, fainnakum la taqdurunna qudratahu”. (Renungkanlah ciptaan Allah, jangan renungkan Dzat-Nya, karena sesungguhnya kamu tak akan mampu mengukur kekuasaan-Nya.)

Dalam Al Quran Allah memberitahukan,, bahwa Dia mempunyai nama-nama Yang Paling Indah. Inilah nama-nama Kesempurnaan (kamal)-Nya yang mencakup keagungan (jalal) dan Keindahan (jamal).

Assholatu Mi’rajul Mu’minin

Apa tujuan Allah mengisraj mi’rajkan Nabi Muhammad SAW? Jika dijawab, untuk mendapatkan perintah shalat, maka itu adalah jawaban yang masih belum menyentuh sisi subtansinya.
Isra’ mi’raj merupakan hadiah dari Allah agar Nabi Muhammad SAW tahu akan tanda tanda kekuasaan allah, “linuriyahu Min aayatina…” Di mana Allah mempertemukan beliau langsung denganNya, yang mana Jibril As pun tidak berani menyertai Nabi SAW dan hanya berhenti di perbatasan Sidrat Muntaha. Nabi SAW “berjalan” sendiri menemui Allah SWT. Itulah puncak karunia tertinggi yang diberikan Allah kepada Nabi SAW.

28 Jul 2018

Keberkahan Ilmu

Dalam khazanah pesantren banyak hal yang dipercaya bersifat faktor X -- atau yang sering diasumsikan sebagai hal di luar nalar, yang salah satunya adalah sesuatu yang disebut berkah. Dalam pengertian umum, barakah bisa diartikan dengan "ziyaadatul khair" (bertambahnya kebaikan). Bertambahnya kebaikan atau keberkahan dalam hidup bisa berupa banyak hal, cuma acap kali makna barakah itu kita persempit hanya sesuai dengan apa yang diinginkan, sehingga parameter yang dipakai dalam mengukur berkah tidaknya sesuatu adalah yang bersifat kuantitas.

27 Jul 2018

Sajak Ladang Hati

di hati
membentang
ladang
tempat segala
tersemai

rinai hujan
debu kemarau
kabut menemaram
pijar menyamar
kilau gemilang
cahya matahari

1 Okt 2011

Keampuhan Sebuah Doa

Ijazah bagi sebagian besar orang yang pernah mengenyam kehidupan sebagi santri, entah berupa doa maupun suwuk, merupakan suatu hal yang menempati posisi sangat urgen dalam kehidupannya untuk nasyrul 'ilmi atau hanya sekedar untuk hidup di tengah masyarakat kelak. Terlebih bila ijazah itu diberikan oleh Kiai yang notabene sudah mempunyai reputasi akan kejadukan, kekeramatan, dan keampuhan doanya. Tak sedikit seorang Kiai yang sudah sampai pada tataran maqom tertentu segala apa yang diucapkannya - meski tampak remeh dan sepele, bisa menjadi ijazah doa yang manjur...

29 Sep 2011

Isyarah Seorang Kiai


Sebagai Lurah di Pondok Induk Tambakberas, Umar termasuk santri yang taat dan teguh terhadap amanah Kiai. Baginya mengingkari dawuh Kiai, walau hanya berupa gerundelan dalam hati adalah merupakan syu’ul adab yang bisa berakibat pada terkikisnya manfa’at dan barokah ilmu.
“Itu merupakan otoritas Kiai…” gumam Kang Umar saat harus tunduk terhadap kebijakan Kiai. Gumam yang sekaligus upayanya  mencari jawab atas pertanyaannya sendiri.  “Seorang guru bertindak memutuskan sesuatu lebih karena berdasar pada ketajaman isyaroh yang beliau peroleh dari kedekatannya dengan Gusti, yang tak jarang itu berada di luar wilayah kemampuan murid untuk menafsirkannya, kecuali orang-orang tertentu. Dan lebih aman bagi kita adalah mendahulukan khusnudzon kepada Kiai...” , lanjut Umar di hadapan para sejawatnya yang lebih junior.

Sampean Temani Saya Makan Ya...


Mbangkong di waktu shubuh bagi sebagian santri ada yang telah menjadi tradisi, Ndak tahu kenapa, apa memang waktu seperti itu merupakan waktu yang sungguh menggugah selera untuk berasyik masyuk dengan bantal. Adalah Kiai Fattah Hasyim, tiap waktu sholat shubuh beliau selalu berkeliling dari kamar ke kamar  membangunkan para santri untuk sholat berjama’ah.  Adalah Sarkam, santri yang berangasan dan gemar olah kanuragan ini kesulitan bangun shubuh karena kecapekan habis latihan gelut waktu malamnya.