Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
30 Jul 2018
27 Jul 2018
Sajak Ladang Hati
di hati
membentang
ladang
tempat segala
tersemai
rinai hujan
debu kemarau
kabut menemaram
pijar menyamar
kilau gemilang
cahya matahari
ladang
tempat segala
tersemai
rinai hujan
debu kemarau
kabut menemaram
pijar menyamar
kilau gemilang
cahya matahari
4 Jan 2011
aku hanya
saat matahari membenam di rengkuh
saat angin riuh mendesau berebut hulu
saat detak menderu di persimpangan waktu
aku butuh hanya satu kata
lalu menjelma menjadi beribu kata
yang tak pernah usai terbaca
o siapa sangka kemana bersemayam entah
bertahta atas suka raya
atau menyelinap di haribaan sunyi
Jbg, 240910
14 Okt 2010
Bagaimana Aku Tidak Bersyukur...
Allah
dalam hilangnya sesuatu
yang kuanggap sebagai kenikmatan
bagaimana aku tidak bersyukur
bila itu berarti bahwa
Engkau akan gantikan dengan
suatu nikmat yang jauh lebih besar
2 Jun 2010
Manfaat Persoalan
Ibarat sebuah pohon
untuk memperoleh kematangan
dan bentuk yang lebih baik
ada proses yang mesti dilalui
pemangkasan
pemotongan
pengkondisian
dan proses dari setiap pohon
adalah berbeda
ada yang dipangkas sedikit
dan ada yang dipangkas seluruh
namun satu maksudnya
menuju ke bentuk yang lebih baik
24 Mei 2010
tentang sebutir pasir
rumah segala Sir
membuat segala mendesir
dalam nyala rindu
yang tibatiba jadi perlu
tanpa seru
sebutir pasir
senantisa bergulir
tak terjamah pikir
hanya kalbu
menderu
laju ke hulu
Jbg, 19.05.10
Dari Sebuah
dari sebuah dosa
aku jadi tahu
bagaimana mesti berharap
dari sebuah cela
aku jadi tahu
apa itu kekerdilan
dari sebuah kebaikan
aku tahu itu
apa kesombongan
dari sebuah kesucian
aku tahu itu
apa kebebalan
dan Tuhan
tak melihat apa pun
dari bentuk
aku jadi tahu
bagaimana mesti berharap
dari sebuah cela
aku jadi tahu
apa itu kekerdilan
dari sebuah kebaikan
aku tahu itu
apa kesombongan
dari sebuah kesucian
aku tahu itu
apa kebebalan
dan Tuhan
tak melihat apa pun
dari bentuk
12.05.10
9 Mei 2010
biarkan aku, kekasih
biarkan aku, kekasih
senantiasa hanya memandangimu
dalam rindu nan
tak surut meredup
makin kian
berpijar
berpendar
nyala
selalu
13 Apr 2010
Sang Pejalan
yang tampak seperti awan kebahagiaan
di remang cahaya malam
Tak'kan pernah kau mampu seberangi danau garam itu
yang tersenyum culas kepadamu
dalam halimun pagi hari.
Setiap langkah membawamu pergi jauh
dari rumah-rumah
dari bunga-bunga
dari musim semi.
Terkadang bayangan awan
menari-nari di atas jalanan.
Terkadang engkau lepas penat
di reruntuhan perkemahan
mencari kebenaran dari untaian asap hitam.
Terkadang engkau berjalan beberapa langkah
dengan jiwa yang seiring
untuk kemudian hilang lagi.
Engkau berjalan dan terus berjalan
tercabik-cabik angin
terbakar matahari.
Dan seruling anak gembala
mengabarkan kepadamu jalan kehidupan
hingga engkau tak lagi menangis
hingga danau garam itu
hanyalah air matamu yang mengering
yang memantulkan bayangan gunung kebahagiaan
yang lebih dekat kepadamu
dibanding hatimu.
*digubah dari, 'my soul is women', Annemarie Schimel.*
Langganan:
Postingan (Atom)


